Wisuda berarti telah mencapai tahap tertentu dalam pencarian ilmu.
Wisuda berarti telah mencapai tahap tertentu dalam pencarian ilmu.

Usai semalam Sinau Bareng di Karanganyar Jawa Tengah di atas hamparan sawah bersama masyarakat dan juga dalang Ki Manteb, dan malam sebelumnya di RSAL Dr. Ramelan Surabaya, malam ini Cak Nun dan KiaiKanjeng hadir di Pare, Kediri.

Di Pare yang dikenal terdapat sebuah Kampung Inggris ini, Sinau Bareng diselenggarakan oleh STAI Hasanuddin. Hajatnya adalah dalam rangka wisuda dan peresmian sebuah gedung baru. Di halaman STAI yang luas areanya tidak begitu luas, masyarakat duduk di atas karpet dan tikar menghadap panggung di bawah tenda putih. Tidak semua bisa masuk di halaman ini, sedangkan yang menghadiri Sinau Bareng ini melebihi kapasitas. Maka sebagian besar menyimak melalui layar di sepanjang jalan depan STAI.

“Wisuda itu berarti sudah mencapai tahap tertentu dalam pencarian ilmu”, kata Cak Nun membuka Sinau Bareng ini. Beliau kemudian menambahkan bahwa orang yang mencari ilmu dengan bersumber dari Al-Qur`an, ketika mencapai tahap wisuda berarti juga khataman. Karena ilmu Qur`an itu tidak hanya terdapat dalam teks, melainkan juga dalam kehidupan manusia dan alam. Oleh karena itu, untuk ikut merayakan wisuda, usai menyapa Rasulullah Saw dengan sebuah shalawat, Cak Nun dan KiaiKanjeng mengajak masyarakat yang hadir bersama-sama membawakan Doa Khatmil Qur`an.

Ikut Merayakan Wisuda dengan Doa Khatmil Qur`an