Bersaudara, Bahagia, Gembira, dan Mesra

Bila semua telah bersaudara, segalanya diolah menjadi bahagia, gembira, dan mesra.
Bila semua telah bersaudara, segalanya diolah menjadi bahagia, gembira, dan mesra.

Seandainya malam ini ada balon udara dan kita terbang tinggi menaikinya di atas kota Surabaya. Sehingga tampak luas seluruh Surabaya. Di atas sana sepertinya perhatian kita akan tertuju pada suatu titik di mana suara paling kencang terdengar di sana. Suara itu bersumber dari tertawa orang-orang yang berkumpul di kampus UPN Veteran. Setelah didekati, tampak suasana bahagia tertawa lepas dari seluruh hadirin.

Ya, Sinau Bareng dibangun bersama oleh Cak Nun dengan menghadirkan kebahagiaan sehingga ikatan yang hadir adalah persaudaraan. Dari ikatan yang tercipta itu semua orang merasa aman. Jamaah Maiyah, masyarakat umum, alumni Fakultas Ekonomi 81, Rektorat, dan mahasiswa UPN. Tak terkecuali AKBP Dody Eko Wijayanto menjadi ekspresif mengundang gelak tawa bersama Cak Nun dan KiaiKanjeng.

Meskipun riang gembira, oleh Cak Nun semua hal yang muncul di maiyahan termasuk Sinau Bareng hingga lewat tengah malam ini tetap diolah menjadi ilmu bersama dengan pemaknaan yang tepat.

search cart twitter facebook gplus whatsapp youtube image