Reportase Kenduri Cinta Pebruari 2014: Postimis

Jum’at sore (14/2) di pelataran Taman Ismail Marzuki, Cikini – Jakarta sudah mulai tampak beberapa orang mempersiapkan untuk Maiyahan bulanan Kenduri Cinta yang rutin diselenggarakan pada jum’at kedua. Level, panggung yang hanya setinggi mata kaki sudah tersusun rapi, sebagian menyiapkan sound yang sudah menjadi langganan disetiap bulanannya. Juga tak lupa karpet terpal mulai digelar dan dibersihkan. Menjelang magrib beberapa pedagang mempersiapkan dirinya, tertib dan rapi seolah sudah menjadi langganan menempati posisinya masing-masing, penjual kacang rebus, tukang kopi keliling, penjual tahu gejrot, tukang bakso, hingga gerobak angkringan juga parkir pada tempatnya sendiri-sendiri, tidak saling menggangu, mereka menikmati betul bagaimana rasanya mencari barokah secara bersama-sama.

Selengkapnya

Reportase Kenduri Cinta Januari 2014: AHMAQ!

Jumat malam tanggal 10 Januari 2014, Kenduri Cinta kembali digelar di pelataran Taman Ismail Marzuki. Meski hujan masih turun rintik-rintik dan menyisakan genangan air di mana-mana, satu demi satu jamaah datang merapat. Sesudah ayat-ayat suci Al-Qur’an dilantunkan, kelompok musik Biang Kerok turut menghangatkan suasana dengan membawakan beberapa lagu Betawi.

Judul yang diangkat kali ini merupakan elaborasi dari satu term yang sempat disebut pada Kenduri Cinta bulan sebelumnya, yakni ahmaq.

Selengkapnya

Reportase Kenduri Cinta April 2013

Jazz Tujuh Langit

Ada yang berbeda dalam tata panggung Kenduri Cinta edisi April 2013 yang jatuh pada tanggal 12. Bonang, Saron, Rebana, Kendhang, berjajar rapi di atas panggung – yang ukurannya lebih luas daripada biasanya – bersama dengan biola, keyboard, saxophone, drum. Belum saja pukul setangah delapan malam, jamaah sudah ramai berdatangan, mengisi baris-baris gelaran di depan panggung, turut menikmati gladi resik kelompok Kiaikanjeng yang berkolaborasi dengan Beben and Friends.

Selengkapnya

Reportase Kenduri Cinta Maret 2013: Asongan Akherat

Pada Jumat kedua bulan Maret, kembali terselenggara forum diskusi bulanan Kenduri Cinta di pelataran parkir sebelah timur Taman Ismail Marzuki. Dua puluh tujuh menit lepas dari pukul sembilan malam, dibacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu, beberapa sesepuh Kenduri Cinta memaparkan poin-poin awalan untuk mengantarkan jalannya diskusi.

Mas Rusdi menyoroti adanya perbedaan di antara kreativitas dan inovasi. Yang tumbuh di masyarakat, dari kata ‘kreatif’ bisa memproduk ‘reaktif’.

Selengkapnya

Asongan Akherat

Siapa tak kenal pedagang asongan? Turun-naik bus kota, menjajakan aneka pernik. ada Dari makanan, minuman, tissue, majalah-majalah tahun kemarin, buku mewarnai, topeng, sandal kesehatan, jepit rambut, gunting kuku, dan aneka ragam barang-barang ajaib lainnya. Ulet menjajakan dagangan, melawan terik dan dingin malam. Berpindah dari satu kendaraan umum, ke angkutan lain. Bertaruh dengan ketidakpastian, menjajal nasib.

Pedagang asongan adalah spekulan ulung. Jika dilihat dari kacamata Ilmu Ekonomi, kegiatan para pedagang asongan ini pasti mempertaruhkan pengorbanan yang sangat kecil.

Selengkapnya