Muhammad Ainun Nadjib

Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) melakukan dekonstruksi pemahaman nilai, pola komunikasi, metoda perhubungan kultural, pendidikan cara berpikir, serta pengupayaan solusi masalah masyarakat.

Website Twitter Facebook Google+

Daur-II • 095

Tafsir Identitas

Apalagi di pengajian lain aku mendengar bahwa penafsir Al-Qur`an harus seorang yang punya pemahaman yang mendalam, logika yang kuat, berwawasan luas, punya pengalaman belajar yang mencukupi, serta berkapasitas seorang Ilmuwan.

CakNun.com

Daur-II • 093

Ulama Cermin Dosaku

Tatkala membaca uraian-uraian para Ulama, Kiai, Ustadz, pengalim-pengalim Agama, yang kutemukan adalah kesalahan-kesalahanku. Ulama adalah cermin dosa-dosaku, pemantul kebodohanku atas Al-Qur`an.

CakNun.com

Daur-II • 090

Tafsir Bebas Nafsu

Para Ulama mengatakan bahwa yang menafsirkan Al-Qur`an harus sehat aqidahnya. Bagaimana aku tahu sehat tidaknya aqidahku? Siapa yang kupercaya untuk menilai sehat tidaknya aqidahku selain Allah sendiri dan Baginda Rasulullah?

CakNun.com

Daur-II • 089

Larangan Berpendapat

Barang siapa menafsirkan Al-Qur`an dengan menggunakan pendapatnya sendiri, maka hendaknya ia menempati tempat duduknya yang terbuat dari api neraka”.

CakNun.com

Daur-II • 088

Al-Qur`an Sembarang Orang

Aku mengangan-angankan wajah Muhammad. Aku membayangkan gerak-gerik dan suaranya. Tetapi yang ada di depan pandangan mataku adalah huruf-huruf yang berderet-deret berangkai-rangkai di lembaran-lembaran Mushaf Al-Qur`an.

CakNun.com

Daur-II • 086

Menyentuh dan Disentuh

Apakah begini maksudnya: kalau engkau tidak dalam keadaan “muthahhar”, maka tiada Iqra`, takkan terjangkau olehmu kabar ilmu dan pengetahuan dari Al-Qur`an, apalagi makna dan hikmahnya, terlebih lagi fungsinya sebagai hidayah Allah.

CakNun.com
search cart twitter facebook gplus youtube image image link