Muhammad Ainun Nadjib

Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) melakukan dekonstruksi pemahaman nilai, pola komunikasi, metoda perhubungan kultural, pendidikan cara berpikir, serta pengupayaan solusi masalah masyarakat.

Website Twitter Facebook Google+

Daur-II • 144

Allah dan Muhammad

Sapron bercerita: “Ada Kiai yang menafsirkan bahwa Alif adalah posisi orang shalat ketika berdiri. Lam ketika ruku’. Dan Mim tatkala bersujud”

“Tidak salah”, kata Cak Sot, “kalau itu adalah jalan taqarrub ilallah.

Daur-II • 142

Al-Qur`an Bukan Hurufnya Itu

“Maksud Cak Sot”, Sundusin mencoba ikut menjelaskan, “dalam membaca dan memahami Al-Qur`an kita jangan berhenti pada pencerapan harafiah. Ayat-ayat itu memang disampaikan kepada kita melalui kumpulan huruf-huruf, tetapi pada hakikatnya Al-Qur`an bukanlah huruf-huruf itu, meskipun huruf-huruf dalam kehidupan memang adalah bagian dari Al-Qur`an atau bagian dari keseluruhan firman agung Allah”

“Kemungkinan berikutnya apa, Cak?”, Brakodin mengejar.

Daur-II • 141

Sikap Lembut Terhadap Al-Qur`an

“Maka hendaklah kita semua membiasakan diri bersikap lembut terhadap Al-Qur`an”, kata Cak Sot pada suatu malam kepada Tarmihim dan sejumlah temannya, beberapa lama sesudah Cak Sot menemui Saimon entah siapa itu di ruang dalam Patangpuluhan.

Mudik ke Rumah Fitri

Ada anakku yang usai i’tikaf bicaranya seperti baru tiba dari Perguruan Kebatinan. “Mudik adalah perjalanan menuju diri sejati”, katanya, “sejatining roso, sejatining jiwo, sejatining sukmo.

search cart twitter facebook gplus whatsapp telegram youtube image image link