Emha Ainun Nadjib

Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) melakukan dekonstruksi pemahaman nilai, pola komunikasi, metoda perhubungan kultural, pendidikan cara berpikir, serta pengupayaan solusi masalah masyarakat.

Website Twitter Facebook Google+
Emha Ainun Nadjib

Hati Kesepian

Hati para kekasih Allah amat kesepian dari manusia, berbicara tak dipahami, bercerita tak dipercaya, mengingatkan tak dituruti. 

Emha Ainun Nadjib

Derajat Perampok

Jauh lebih tinggi derajat para perampok yang ia sendiri dan semua orang melihatnya sebagai perampok, dibanding para perampok lain yang orang-orang dan diri mereka sendiri melihatnya sebagai pemimpin bangsa dan kyai masyarakat.

Paviliun di Sorga

Andaikan ternyata kelak saya lulus masuk sorga, dan mendapat jatah rumah tidak terlalu kecil, dengan halaman depan dan samping yang cukup luas, serta kebun buah di belakang rumah: insyaallah akan saya bangun Paviliun di sisi kanan rumah saya untuk Mas Darmanto Jatman.

Emha Ainun Nadjib

Yang Berutang Menagih Utang

Di zaman dahulu, para pemimpin selalu merasa punya utang kepada rakyatnya, karena sesungguhnya itulah modal utama yang baik yang membuat seseorang benar-benar menjadi pemimpin. 

Manusia Bukan Barang Jadi (9)

Pada tahun 2011, di rumahnya, Mas Yon pernah bertanya kepada saya: “Kalau kita Jumatan itu Khatibnya hampir selalu mengucapkan ‘Para Jamaah Jumat yang dimuliakan oleh Allah’.

Emha Ainun Nadjib

Nasionalisme Tawanan Burung

Nasionalisme bukanlah burung-burung yang engkau tawan dan engkau jatah makan minumnya serta engkau tentukan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh disantapnya. 

Emha Ainun Nadjib

Nasionalisme Sangkar Burung

Nasionalisme bukanlah burung dibikinkan sangkar oleh Tuannya, yang diulur naik ke puncak tiang di pagi hari, kemudian diturunkan dan dimasukkan kandang sore hari.