Emha Ainun Nadjib

Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) melakukan dekonstruksi pemahaman nilai, pola komunikasi, metoda perhubungan kultural, pendidikan cara berpikir, serta pengupayaan solusi masalah masyarakat.

Website Twitter Facebook Google+

Daur-II • 201

Peradaban Teks

Sekarang Junit Jitul Toling dan Seger seperti mengingat kembali dan menyadari bahwa selama ini sebenarnya banyak macam-macam tamu yang datang. Kadang yang menemui Pakde Brakodin, saat lain Pakde Tarmihim atau Sundisin.

Karena Saya Manusia

Saya bertanya kepada anak-anak: “Andaikan dalam hidup ini tidak ada hukum, apakah kamu mencuri?”

“Tidak”, jawabnya.

“Kenapa?”

“Karena saya manusia”

“Kenapa karena kalian manusia maka kalian tidak mencuri?”

“Karena manusia punya akal, kemampuan berpikir tentang kewajiban dan hak, serta menghitung keseimbangan dan harmoni kebersamaan”

“Kalau Tuhan tidak pernah mengutus Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul untuk mengajak berbuat baik, apakah kamu berbuat buruk?”

“Tidak”

“Kenapa?”

“Karena saya manusia”

“Bukankah manusia wajar jika berbuat buruk?”

“Ya.

Daur-II • 200

Lari Dari Diri

“Dia hanya bingung dengan hidupnya”, Pakde Brakodin melanjutkan, “tidak bisa mengatasi. Soal pertentangan dengan orangtuanya, kuliahnya terbengkalai, belum bekerja. Lantas melarikan diri.

Catur Sila

Anak-anak saya yang di SMP dan SMU mulai banyak rewel bertanya tentang Pancasila. Bisa dipastikan saya menjadi gelagapan. Di zaman saya bersekolah dulu tidak pernah memperoleh muatan penjelasan yang matang sehingga nyantol di memori otak saya.

Daur-II • 199

Membentak Roh

Jitul mungkin tidak sempat bertanya, karena ia lebih banyak memperhatikan dan memikirkan apa yang sebenarnya sedang berlangsung. Pakde Brakodin membawa pemuda itu masuk ke kamar belakang, sementara dua lelaki di beranda depan ditemui oleh Pakde Sundusin.

Fitnah Ja’dal

Gus Dur diucapkan Gus Dor, Eros Djarot dipanggil Erus Djarut. Aku jatuh cinta kepada orang Madura yang “tidak takut kepada tentara, Kopassus atau satuan apapun, asalkan bukan TNI”

Daur-II • 198

Kuliah Roh

Meskipun sudah sering mendengar hal-hal tidak biasa pada komunitas Patangpuluhan, sejak Mbah Sot hingga para Pakde Paklik ini, tetapi Junit Jitul Toling Seger agak terpana juga menyaksikannya.

Balada Wedus

Di awal sekolah SD Kakek mengantar saya membeli kambing gibas yang berbulu tebal putih. Di desa kami gibas juga lazim disebut Wedus Strali (Australia).

Daur-II • 197

Serangan dan Tadahan

Perbincangan anak-anak muda itu tiba-tiba terpotong oleh bunyi suara-suara di ruang depan. Pertama ada mobil berhenti, sebentar kemudian ada teriakan-teriakan seperti beberapa orang sedang bertengkar.

Cucu Garuda

Alangkah tak terbatas jumlah fakta kehidupan yang saya tidak tahu. Saya sama sekali buta pengetahuan tentang berapa perbandingan prosentase antara jumlah kasus korupsi dibanding yang diproses oleh KPK.

Daur-II • 196

Kesembronoan Ilmu

Salah satu yang paling dominan dalam kehidupan ummat manusia, menurut Mbah Sot, termasuk pada Kaum Muslimin, adalah kesembronoan ilmu.

Seperti yang tadi diungkapkan oleh Pakde Brakodin.

search cart twitter facebook gplus whatsapp youtube image image link